cinta paling sempurna adalah yang bertandang di benak mereka yang belum menemukannya, yang masih berbentuk harapan, perandaian, dan ide semata
tapi cinta yang nyata menjadi bagian
dari rutinitas yang terus dikerjakan meski rasa bosan tidak terhindarkan
dari setiap senyum yang masih diberikan, meski mata sayu dan lelah melanda
dari semua keputusan untuk tinggal, meski ego selalu mendorong pergi
dari semua doa di sepertiga malam, meski kantuk selalu mengganggu
cinta yang nyata membuat
manusia ingin berubah
perasaan untuk menjaga dan melindungi terus ada
setiap amarah teredam sendirinya
percakapan berjam-jam berjalan sendirinya dan tidak pernah terasa cukup
cinta yang nyata tidak akan pernah sempurna
ia terkadang
tidak bisa menghindari pertikaian
tidak selalu terasa manis dan indah
tidak melulu berbunga dan melibatkan kupu-kupu
dan yang sempurna
tidak akan menjadi nyata sampai ia menemukan
pijakan terkuatnya
toleransi terjauhnya
suara terdalamnya